Showing posts with label Kegiatan GMII. Show all posts
Showing posts with label Kegiatan GMII. Show all posts

Sunday, August 21, 2011

Pelatihan Pengolahan Sampah Terpadu GMII Sumedang

Assalamu'alaikum wr wb.
Salam hangat untuk anda semua para pengunjung blog resmi GMII Sumedang, lama tidak menulis artikel. Sehari yang lalu tepatnya tanggal 19 Agustus 2011 GMII Sumedang bekerja sama dengan Pemuda Pelopor, Kementrian Koperasi dan UMKM serta PT. Mittran melaksanakan kegiatan Pelatihan "Pengolahan Sampah Terpadu" di Jatimurni - Bekasi, yang merupakan lokasi PT. Mittran.

Disambut dengan suka cita dengan tempat yang cukup nyaman, kami bersitirahat sejenak selepas melakukan perjalanan.Beberapa saat kami dipersilahkan untuk memasuki ruangan, kami diberikan pengarahan oleh panitia pelaksana. Luar biasanya founder PT. Mittran-pun turun langsung untuk memberikan pengarahan kepada kami semua, sungguh hebat cerita yang luar biasa dan sangat menginspirasi, beliau adalah Pak. Hidayat, terkenal dengan sebutan Hidayat Sampah. Nama yang unik tapi beliau senang dengan tambahan nama tersebut karena "Dulu Sampah, kini jadi Berkah", tutur beliau. Karena sampah merupakan ladang bisnis yang menjanjikan dengan omset hingga milyaran rupiah. Knapa tidak, dengan bahan baku yang gratis tapi bisa menghasilkan produk yang tentunya berimbas pada pendapatan. Namun hal tersebut tidak semudah membalikan telapak tangan, karena memerlukan keseriusan dan keberanian dalam hal pengelahan sampah.

Sekitar 1 Jam berlalu kami dipersilahkan untuk keliling-keliling melihat proses pengolahan sampah dan melihat langsung jenis-jenis mesin pengolah sampah yang digunakan. Subhanallah.. memang luar biasa ternyata sampah bisa menjadi berkah, ketika melihat pekerja yang sukses dengan bisnis pengolahan sampah yang menjanjikan.

"Segala macam sampah bisa menghasilkan nilai ekonomis, makanya ayo kita peduli akan sampah, mudah-mudahan bisa jadi milyader sampah", tutur Muhamad Nurdin A M sebagai leader dari GMII Sumedang, menyatakan bahwa kita harus peduli terhadap sampah. Bila dibiarkan tentunya bisa menyebabkan musibah dan jadi sumber penyakit tapi bila diolah malah bisa jadi sumber penghasilan.

Tidak terasa adan magrib berkumandang setelah kami beristirahat sejenak di dekat mushola, para peserta pelatihapun menyerbu minuman untuk berbuka puasa, Alhamdulillah setelah lelah seharian beraktifitas di bulan ramadhan badan terasa segar kembali. Kami sholat berjamaah lau kemudian makan bersama, makin nikmat karena gratis. hhe..

Sekian dulu cerita kami, sampai ketemu di artikel atau posting selanjutnya.. Salam GMII, Salam Penuh Semangat, Salam Pergerakan, Kita Bisa.... Amiin..
Wassalamu'alaikum wr wb

Monday, June 13, 2011

Kegiatan GMII Sumedang Juli 2011 (Peringatan Isra Mi'raj & Bakti Sosial Khitanan Massal)




Sunday, September 5, 2010

GMII Sumedang Bagi-Bagi Ta'zil Gratis

Sekitar pukul 15.30 (4 September 2010/ 25 Ramadhan 1431 H) kami dari Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia (GMII) Kabupaten Sumedang mulai bersiap-siap untuk membagikan sekitar 100 pcs kolak secara gratis kepada masyarakat yang melalui rute Jalan Raden Sadikin. Walaupun bercucuran keringat kami tetap semangat untuk melakukan kegiatan mulai tersebut. satu persatu kami bagikan kolak pisang yang kami siapkan kepada orang-orang yang melewati rute Jalan Raden Sadikin. Tampak senyuman saat memberikan makanan ta'zil gratis tersebut sambil mengucapkan "Bapa / Ibu ieu hatur lumayan kanggo ngabatalan shaum"( "Bapak / Ibu ini lumayan buat berbuka puasa"), tak sia-sia merekapun membalas senyuman dan mengucapkan terima kasih kepada kami.

Kejadian lucupun menambah catatan pengalaman kami, saat kami dikira menjual kolak tersebut. Seseorang datang dengan mengendarai motor ditemani satu teman yang diboncengnya, dia bertanya "Sabarahaan a' pangaosna..??" ("Berapa Kak harganya..??") kepada salah satu dari kami. Kamipun tersenyum, dan mengatakan ini gratisan a', balasan senyum sedikit malu dari pengendara motor tersebut sambil berkata "Owh.. manawi teh icalan" (Owh.. kirain jualan"). Mungkin pengendara motor tersebut tidak memperhatikan banner yang kami buat yang menerangkan bahwa makanan ta'zil yang kami berikan adalah gratis. Sambil mengucapkan terima kasih pengendara motor tersebut melanjutkan perjalanan dengan membawa makanan ta'zil yang kami berikan.

Alhamdulillah hanya dengan waktu kurang dari 30 menit, kolak pisang yang kami bagikan telah habis, kamipun segera membereskan kembali perlengkapan sekaligus bersiap-siap untuk menunggu adzan maghrib saat berbuka puasa.